MPLS SMANAS: MPLS Ramah Membentuk Murid Berkarakter

Seratus delapan puluh murid baru SMANAS mengikuti upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 pada Senin (14/7). Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala SMANAS, Pak Soni Syarifuddin, S.Pd. dengan melepaskan balon ke udara. Sesuai panduan pelaksanaan MPLS dari Kemendikdasmen, Pak Soni menegaskan bahwa MPLS 2025 harus ramah. “Tidak boleh ada perpeloncoan dan perundungan dalam bentuk apa pun,” ungkapnya. Pak Soni menegaskan bahwa panitia OSIS, MPK, serta guru dan karyawan SMANAS harus bekerja sama mewujudkan MPLS sesuai pendoman dan ketentuan Kemendikdasmen.
Dalam MPLS hari pertama, murid baru SMANAS diajak fokus pada materi-materi yang bersifat pengenalan dasar sebagai titik awal mereka menjadi seorang siswa SMA. Materi pertama yakni tentang Wawasan Wiyata Mandala disampaikan langsung oleh Bapak Soni Syarifuddin, S.Pd. Beliau memberikan suntikan semangat dengan memperkenalkan visi misi, program unggulan SMANAS seperti Vokasi dan Manajemen Gopek.
Kegiatan lalu dilanjutkan dengan beberapa materi seperti Gerakan 7 anak Indonesia Hebat dan Pengenalan Profil Lulusan, Pendidikan Karakter, Pengenalan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, dan Program Double Track, serta Manajemen Diri dan Karakter serta Cara Belajar Efektif. Seluruh materi tersebut diharapkan mampu memupuk rasa cinta, kebersamaan dan rasa memiliki terhadap SMA Nasional Malang.
Hal keren lainnya disajikan oleh OSIS SMANAS yakni menampilkan Video Etik Tata Cara Bertemu Guru, Berpakaian, dan Menghubungi Guru melalui WhatsApp. Melalui video etik tersebut, diharapkan juga seluruh murid baru mendapatkan gambaran dan contoh awal terkait peraturan yang berlaku di SMANAS. Selain itu, mereka bisa mulai belajar untuk mengondisikan diri secara dewasa. “Video etik tersebut dibuat untuk membantu mencapai tujuan MPLS guna membentuk murid berkarakter,” ungkap Pak Gilang Agung Prabowo.
Siswa baru SMA Nasional Malang mengawali hari kedua MPLS penuh antusiasme dengan Senam Anak Indonesia Hebat. Murid baru SMANAS dipandu pengurus OSIS senam setelah melaksanakan apel pagi di lapangan.
Kegiatan dilanjutkan di aula dengan pemberian beberapa materi inspiratif. Materi pertama yakni mengenai Pencegahan Kekerasan, NAPZA, dan Judi Online. “Diharapkan siswa baru sudah bisa mengetahui sejak dini dan mengalihkan rasa bosan atau kesedihan melalui hal-hal positif,” tutur Bu Fara sebagai pemateri.
Selain itu, siswa baru SMANAS diberikan pengetahuan terkait Belajar Bermasyarakat dan Pengenalan Sarana Prasarana Sekolah. Mereka lalu diajak melakukan Room Tour untuk semakin menumbuhkan rasa cinta dan memiliki terhadap SMANAS. “Senang sekali bisa berkeliling di area SMANAS. Jadinya gak bosan MPLS-nya,” kata Dini, peserta MPLS di kelompok 2.
Di penghujung acara, siswa SMANAS diajak mengenal macam-macam ekstrakurikuler melalui tampilan ekskul ECC dalam bentuk Story telling dan Poetry Reading serta Silat Kreasi. Seluruh siswa baru sangat antusias dalam mengikuti serangkaian kegiatan demo ekskul melalui Booth Exhibition yang terdiri dari ekskul MLBB, BDI, Paskibra, Tari, Musik, dan banyak lainnya. “Konsepnya bagus dan sangat menarik. Saya juga bangga sebagai kakak kelas yang mempersiapkan booth ini,” ujar Gisel, salah satu anggota ekskul Paskibra SMANAS. Respons yang baik juga diberikan oleh peserta MPLS. “Acaranya keren sekali ya, Bu, ada band-nya juga,” ungkap M. Ghazam, peserta MPLS kelompok 9.
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Nasional Malang semakin bermakna dan menggembirakan di hari ketiga (16/7). Seluruh siswa baru diajak untuk menuju Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang guna menambah wawasan terkait perguruan tinggi.
Setibanya disana, seluruh siswa SMANAS disambut hangat oleh para mahasiswa ITN Malang serta melakukan foto bersama dengan menyuarakan jargon kebanggaan. Kemudian mereka terbagi menjadi dua bagian: menuju aula dan study tour.
Wakil Dekan III ITN Malang, Bapak Drs. Sumanto, M.Si. menyampaikan rasa terimakasih atas antusiasme siswa SMANAS yang luar biasa untuk menimba ilmu. Dalam sambutan lain, Bapak Soni Syarifuddin, S.Pd. selaku Kepala SMANAS menggantungkan harapan beliau agar siswa-siswi SMANAS dapat menjadi orang hebat dan sukses. “Seperti orang-orang sukses yang dilahirkan oleh ITN Malang bahkan sampai menjadi Wali Kota Malang,” ucap Pak Soni.
Penyajian materi diberikan oleh tim LPMB ITN Malang. Selain dikenalkan dengan beberapa prodi dan fasilitas, hal menarik yang didapatkan oleh siswa baru adalah mendalami ilmu tentang Energi Baru Terbarukan (EBT). Seluruh siswa diajak untuk melakukan study tour dengan visitasi ke PLTS On-Grid, Off-Grid, EBT, dan banyak lainnya.
Dengan penuh kehormatan, MPLS SMANAS hari ketiga tersebut juga dihadiri oleh Bapak Ir. Kartiko Ardi Widodo, M.T. Ketua Yayasan P2PUTN Malang tersebut memberikan banyak motivasi hebat agar anak-anak dapat terus mau berkembang dan memperdalam ilmu pengetahuan.
“Acaranya sangat menyenangkan dan bisa punya ilmu baru dalam dunia elektro,” ujar Yoga, salah satu peserta MPLS. Senada dengan Yoga, Zidan juga tampak antusias dalam mendengarkan materi dari kakak mahasiswa ITN Malang. Dia menuturkan bahwa kunjungan paling menarik adalah di ruang EBT karena bisa belajar bagaimana koneksi Panel Off-Grid menghasilkan energi listrik termasuk energi air.
Puncak kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025-2026 menjadi semakin seru dan menantang bagi seluruh siswa baru SMA Nasional Malang. Pasalnya kegiatan terakhir tersebut diselenggarakan di TANAKA Waterfall, Kromengan-Kepanjen pada Kamis (17/7). Pelaksanaan tersebut berhasil memberikan suntikan kebahagiaan dalam kebermaknaan.
Seluruh siswa baru diuji dalam hal kekompakan, kecerdasan, kekuatan, dan kejujuran melalui beberapa outbond. Games seru yang disajikan meliputi pacu jalur, lilin dalam air, presentasi poster, dan bermain air.
“SMANAS Wonderful,” seru Radhika mengutarakan perasaan senangnya setelah mengikuti kegiatan di TANAKA. Vanesa, salah satu peserta MPLS lainnya, juga menyatakan bahwa kegiatannya seru dan menyenangkan. “Bisa membuat kami menjadi lebih kompak dan mengenal semakin dalam,” tambah siswi atlet voli tersebut.
Menutup puncak MPLS, siswa baru melaksanakan apel penutup dibina langsung oleh Kepala SMANAS. Bapak Soni Syarifuddin, S.Pd. mengucapkan rasa bangga atas keaktifan siswa baru selama rangkaian kegiatan MPLS. “Dari awal kalian pasti merasa cemas dan belum saling mengenal dengan baik, tetapi setelah melalui perjuangan luar biasa selama MPLS, kini kalian telah merasa nyaman dalam satu payung yang disebut: Keluarga,” ungkap Kepala SMANAS tersebut. Melalui kegiatan outdoor learning tersebut, diharapkan seluruh siswa SMANAS dapat semakin menjalin kebersamaan dan siap sedia secara fisik serta mental sebelum mengawali proses belajar mengajar.
